Movie review score
5

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull adalah film keempat dari seri Indiana Jones, yang dibuat oleh George Lucas dan disutradarai oleh Steven Spielberg. Dirilis 19 tahun setelah seri film terakhirnya, film yang dibintangi oleh Harrison Ford dengan setting tahun 1957. Film ini merupakan penghargaan atas B-movies fiksi ilmiah di era tersebut, menceritakan Indiana Jones melawan agen Soviet – yang dipimpin oleh Irina Spalko (Cate Blanchett) – untuk mencari tengkorak kristal alien. Indiana ditemani oleh mantan kekasihnya, Marion Ravenwood (Karen Allen) dan anak mereka, Mutt Williams (Shia LaBeouf).


Plot Cerita
Pada 1957, Indiana Jones dan rekan lamanya George "Mac" McHale diculik oleh sekelompok agen Soviet yang dipimpin oleh Kolonel Dr. Irina Spalko. Agen Soviet menguasai gudang pemerintah US di Nevada dan memaksa Indiana untuk mencari sebuah kotak yang berisi bukti adanya suatu bentuk kehidupan asing yang jatuh sepuluh tahun sebelumnya di Roswell, New Mexico. Setelah menemukan kotak tersebut, Mac mengkhianati Indiana. Indiana berusaha untuk keluar dari gurun tersebut, dimana dia terjebak dalam kota percobaan nuklir dan selamat dari ledakan nuklir dengan bersembunyi di dalam refrigerator. Kemudian dia ditemukan dan dimintai keterangan oleh FBI mengenai hal Mac' dan agen Soviet. Setelah kembali ke Marshall College, Indiana ditawari absen dengan waktu tidak terbatas untuk menggantikan pemecatan karena kasus tersebut.
Saat di stasiun kereta, Indiana dihentikan oleh Mutt Williams, yang memberitahukan bahwa teman lamanya Harold Oxley telah diculik setelah menemukan sebuah tengkorak kristal di Peru. Indiana kemudian menceritakan Mutt legenda dari tengkorak yang ditemukan di kota misterius, Akator, dimana siapapun yang mengembalikan tengkorak itu ke kota tersebut akan diberi kemampuan mengontrol kekuatan supernaturalnya. Mutt memberi Indiana sebuah surat dari ibunya, yang juga diculik, berisikan petunjuk yang ditulis oleh Oxley dalam bahasa latin America, yang akan memandu mereka menuju Nazca Lines di Peru. Disana mereka mengetahui bahwa Oxley sebelumnya dirawat di rumah sakit jiwa, karena mengalami penurunan mental dari kekuatan tengkorak kristal, sampai dia diculik oleh agen Soviet. Di ruangan Oxley, mereka menemukan petunjuk yang memandu mereka ke makam Francisco de Orellana, seorang Conquistador yang menghilang pada abad ke 16 saat mencari Akator. Mereka menemukan sebuah tengkorak di makam itu, dimana Indiana menyimpulkan bahwa Oxley menyembunyikan disana setelah menemukannya.

Leave a Reply